// // Komen disini

Cara Menghitung Rumus Luas Persegi dan Contoh Soalnya

Rumus matematika - Sebelumnya telah dibahas mengenai cara menghitung rumus luas persegi panjang. Tidak lengkap rasanya bila saya tidak memberikan materi mengenai cara menghitung rumus luas persegi dan contoh soalnya. pada dasarnya konsep perhitungan luas persegi panjang dan persegi hampir sama, hanya saja pada persegi sisi-sisinya memiliki ukurn yang sama. coba perhatikan kotak yang ada di bawah ini.

Cara Menghitung Rumus Luas Persegi dan Contoh Soalnya


Seperti halnya menghitung luas persegi panjang, menghitung luas persegi juga dapat digambarkan dengan kotak-kotak kecil seperti gambar di atas. Anggap saja kotak diatas memiliki panjang sisi 7 cm dimana setiap kotak kecil mewakili 1 cm maka untuk menghitung luasnya cukup dengan menghitung berapa jumlah kotak yang ada di dalam persegi tersebut. Bila kalian menghitungnya, maka jumlah kotak kecil tersebut ada 49 buah. Artinya, luas persegi dapat kita ketahui dengan mengalikan panjang sisi dengan sisi yang lain, dalam hal ini 7 x 7 = 49. Maka rumus untuk menghitung luas persegi adalah:

Luas persegi = sisi x sisi
L = s x s



Cara Menghitung Rumus Luas Persegi dan Contoh Soalnya Lengkap


Agar lebih mudah dalam memahaminya, perhatikan beberapa contoh soal berikut:

Contoh Soal 1

Sebuah poster berbentuk persegi memiliki panjang sisi 30 meter, maka berapakah luas dari poster tersebut?

Cara menjawab:
diketahui: s = 30m
ditanyakan: L = ...?

maka: L = s x s
      L = 30m x 30m = 900m2


Contoh Soal 2

panjang sisi dari sebuah layar monitor dengan bentuk persegi adalah 15 cm. hitunglah luas dri layar monitor tersebut.

Cara menjawab:
diketahui: s = 15cm
ditanyakan: L = ...?

maka: L = s x s
      L = 15cm x 15cm
      L = 225m2


Contoh Soal 3

Sebuah kolam ikan berbentuk persegi memiliki panjang sisi 4 dam. Berapakah luas kolam ikan tersebut bila dihitung dalam ukuran m2?

Cara menjawab:
diketahui: s = 4 dam
ditanyakan: L = ...m2?

maka: L = s x s
      L = 4 x 4
      L = 16 dam

untuk merubah dari dam ke m maka dikalikan dengan 10

16 x 10 = 160

Luas kolam terebut adalah 160m2


Cara Menghitung Sisi Persegi Bila Luasnya Telah Diketahui

Sangat mudah untuk mengetahui panjang sisi sebuah persegi apabila telah diketahui luasnya. Karena rumus untuk mencari luas persegi adalah sisi dikalikan dengan sisi atau bias dianggap sebagai s2, maka untuk mencari panjang sisi cukup dengan mengakarkan luas dari persegi tersebut.

s = √L

Langsung saja simak contoh soal di bawah ini:

Contoh Soal 4

Diketahui luas sebuah persegi adalah 16m2. Hitunglah panjang sisi dari persegi tersebut.

Cara Menjawabnya:
diketahui: L = 16 m2
ditanyakan: s = …?

Maka: s = √L
            s = √16
            s = 4 m


Cara Menghitung Luas Persegi Bila Kelilingnya Telah Diketahui

Bila telah diketahui kelilingnya, maka untuk menghitung luas suatu persegi kita harus mencari panjang sisi dengan cara menggunakan rumus:

s = K : 4

Perhatikan contoh soal di bawah ini:

Contoh soal 5

Bila sebuah lapangan memiliki keliling 32m. Maka berapakah luas dari lapangan tersebut?

Cara menjawabnya:
diketahui: K = 32m
ditanyakan: L = ...?

Maka:

Kita harus mencari panjang sisi dari lapangan tersebut.

s = K : 4
s = 32 : 4
s = 8m

Barulah kita hitung luasnya

L = s x s
L = 8 x 8
L = 64m2

maka luas dari lapangan tersebut adalah 64m2


Contoh Soal 6

Diketahui keliling sebuah papan tulis berbentuk persegi adalah 28m. Maka berapakah luas sebenarnya dari papan tulis tersebut?

Cara menjawabnya:
diketahui: K = 28m
ditanyakan: L = ...?

maka:

s = K : 4
s = 28 : 4
s = 7m

L = s x s
L = 7 x 7
L = 49m2


Contoh Soal 7

Sebuah kebun berbentuk persegi memiliki keliling 168dam. berapakah luas kebun tersebut dalam hitungan m2?

Cara menjawabnya:
diketahui: K = 168dam
ditanyakan: L = ...m2?

maka: s = K : 4
      s = 168 : 4
      s = 42dam

L = s x s
L = 42 x 42
L = 1764dam2 = 17640m2

Itulah penjelasan singkat tentang materi cara menghitung rumus luas persegi dan contoh soalnya lengkap untuk kalian pelajari. Rumus-rumus yang digunakan sebenarnya tidak terlalu rumit, kalian hanya perlu lebih teliti saja ketika mengerjakan soal mengenai luas persegi panjang. Jangan lupa pula untuk selalu memperhatikan ukuran panjang yang digunakan karena seringkali itu yang membuat jawaban kalian menjadi salah. Terus berlatih dan belajar.
 
Source : rumusmatematikadasar
Baca Selengkapnya
// // Komen disini

Pengertian Bilangan Cacah dan Contohnya

Rumus matematika - Di dalam pelajaran matematika dikenal berbagai macam jenis bilangan, salah satu diantaranya adalah bilangan cacah. Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan bilangan cacah? Di dalam artikel ini kita akan membahas tuntas mengenai bilangan yang satu ini, mulai dari pengertian bilangan cacah, bilangan apa saja yang ada di dalamnya, serta beragam contoh penggunaan bilangan cacah. Pokoknya dijamin setelah membaca dan memperhatikan artikel ini sampai usai, kalian pasti akan mengerti mengenai apa yang dimaksud dengan bilangan cacah.
Pengertian Bilangan Cacah dan Contohnya

Pengertian bilangan cacah


Bilangan cacah di dalam matematika dapat kita definisikan sebagai sebuah himpunan blangan dimana didalamnya terdiri dari bilangan bulat yang dimulai dari nol dan bukan merupakan bilangan negatif. Tidak pernah ada bilangan cacah yang memiliki tanda negatif.

Contoh Bilangan Cacah

Contoh bilangan yang termasuk ke dalam himpunan bilangan cacah adalah : 
{0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,...}

Dari contoh bilangan cacah tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa bilangan cacah terbentuk dari himpunan bilangan asli dengan menambahkan nol di depannya.
Bilangan cacah biasanya disimbolkan dengan huruf "C". sehingga apabila kalian ingin menuliskan himpunan bilangan cacah serta seluruh unsur bilangan cacah, kalian bisa menuliskannya sebagai berikut:
C = {0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,1,0,11,12,...dst.}

Operasi penjumlahan pada bilangan cacah

Di dalam penjumlahan bilangan cacah, berlaku sifat-sifat:
sifat pertukaran, contohnya: a + b = b + a
sifat pengelompokkan, contohnya: (a + b) + c = a (b + c)
sifat identitas, contohnya: a + 0 = 0 + a

Operasi pengurangan bilangan cacah

Operasi pengurangan pada bilangan cacah merupakan kebalikan dari operasi penjumlahan yang telah dijelaskan di atas.
contoh:
a - b = c sama dengan b + c = a (a harus lebih besar dari b)
a - b = b - a (bila keda bilangan nilainya sama, a = b)
di dalam pengurangan bilangan cacah tidak berlaku sifat identitas kareNa a - 0 ≠ 0 - a

Operasi perkalian bilangan cacah

Konsep perkalian bilangan cacah dapat didefinisikan sebagai hasil penjumlahan berulang-ulang dari bilangan cacah yang dikalikan, misalnya: 3 x 4 = 4 + 4 + 4 sedangkan 4 x 3 = 3 + 3 + 3 + 3
Di dalam perkalian bilangan cacah juga berlaku sifat :
a x b = b x a
( a x b) x c = a x (b x c) => sifat pengelompokkan
a x 1 = 1 x a => sifat identitas
a x (b + c) = (a x b) + (a x c) => sifat distributif

Operasi pembagian bilangan cacah          

Di dalam operasi pembagian bilangan cacah, berlaku konsep pengurangan berulang, misalnya:
10 : 2 = 10 - 2 - 2 - 2 - 2 - 2
Hasil dari pembagian tersebut adalah jumlah pengulangan angka yang dikurangkan, pada contoh di atas hasilnya adalah 5.
Seperti halnya di dalam operasi pengurangan bilangan cacah, di dalam operasi pembagian ini jga tidak berlaku sifat-sifat pertukaran, identitas, pengelompokkan, dan distributif.
Itulah pembahasan lengkap mengenai pengertian bilangan cacah dan contohnya. Mulai sekarang pengetahuan kalian mengenai bilangan cacah telah bertambah, semoga bermanfaat.

Source : rumusmatematikadasar
Baca Selengkapnya
// // Komen disini

Cara Menghitung Rumus Luas Persegi Panjang dan Contoh Soal Lengkap

Rumus matematika - Cara menghitung rumus luas persegi panjang merupakan salah satu materi yang diajarkan di sekolah dasar. Rumus untuk menghitung luas persegi panjang sebenarnya mudah tapi terkadang kita sering melupakannya. Bagi kalian yang baru belajar mengenai bangun datar, di sini saya akan memberikan penjelasan-penjelasan sederhana mengenai cara menghitung luas persegi panjang dengan menggunakan rumus baku, di dalam artikel ini saya juga akan memberikan beragam contoh soal agar kalian dapat lebih mudah dalam memahami materi-materi yang telah diajarkan. Mari kita simak langsung pembahasan-nya sebagai berikut:
Cara Menghitung Rumus Luas Persegi Panjang dan Contoh Soal Lengkap

Cara Menghitung Rumus Luas Persegi Panjang

Menghitung luas persegi panjang dapat kita lakukan dengan cara menghitung jumlah kotak yang ada pada gambar di atas. Persegi panjang tersebut memiliki panjang 10 cm dan lebar 7 cm. Apabila setiap 1 cm diwakili dengan satu buah kotak, maka cara menghitung luasnya adalah dengan menghitung seluruh jumlah kotak yang ada.
Jika kita menghitung jumlah kotak yang ada di dalam persegi panjang di atas, maka hasilnya adalah 70 kotak. Artinya luas dari persegi panjang di atas adalah 70cm. Dari konsep tersebut kita dapat mengetahui bahwa rumus luas persegi panjang adalah panjang dikalikan dengan lebar (p x l). Untuk gambar di atas perhitungan rumusnya adalah 10cm x 7cm = 70 cm2. Mudah sekali bukan?
Agar kalian lebih mengerti tentang rumus tersebut, perhatikan beragam contoh soal di bawah ini:

Contoh 1

Ada sebuah lapangan basket dengan bentuk persegi panjang. Apabila panjang sisinya adalah 45 meter dan lebar lapangan adalah 25 meter, maka berapakah luas dari lapangan basket tersebut?
Cara menjawabnya:
diketahui : panjang (p) = 45 lebar (l) = 25
ditanyakan: Lebar (L)...?
maka: L = p x l
      L = 45 x 25
      L = 1125 m2
maka luas dari lapangan basket tersebut adalah 1125m2

Contoh 2

Ada sebuah papan berbentuk persegi panjang dengan panjang sisi 12cm dan lebar 8 cm. Hitunglah luas dari papan tersebut!
Cara menjawabnya:
diketahui: p = 12 l = 8
ditanyakan: L = ...?
maka: L = p x l
      L = 12 x 8
      L = 96cm2
Maka luas dari papan tersebut adalah 96cm2

Contoh 3

Andi ingin membuat sebuah spanduk dengan bentuk persegi panjang. Ia ingin membuat spanduk tersebut dengan panjang sisi 6 meter dan luas sisi 3 meter, maka berapakah jumlah luas bahan yang dibutuhkan oleh Andi?
Cara menjawabnya:
Diketahui: p = 6  l = 3
Ditanyakan: L = …?
Maka: L = p x l
            L = 6 x 3
            L = 18 m2
Maka luas bahan yang diperlukan Andi untuk membuat spanduk adalah 18m2

Contoh 4

Ibu Ani akan membuat sebuah taplak meja, ia ingin membuat taplak meja dengan panjang 250cm dan lebar 150cm. maka berapakah luas bahan kain yang dibutuhkan oleh ibu Ani untuk membuat taplak meja tersebut dalam hitungan meter?
Cara menjawabnya:
Diketahui: p = 250cm = 2,5 m  l = 150 cm = 1,5m
Ditanyakan: L = …?
Maka: L = p x l
            L =2,5 x1,5
            L = 3,75 m2
Lalu, bagaimanakan cara menghitung panjang atau lebar dari sebuah persegi panjang yang telah diketahui luasnya?? Berikut penjelasannya:

Cara Menghitung Panjang Sisi Persegi Panjang Jika Luas Telah Diketahui

Apabila luas dari sebuah persegi panjang telah diketahui maka panjang ataupun lebar dari persegi panjang tersebut dapat kita ketahui dengan menggunakan rumus:
karena L = p x l
maka   p = L : l
       l = L : p
Mari kita simak cara penggunaan rumus tersebut dalam contoh-contoh soal berikut ini:

Contoh 5

Paman Sam memiliki sebuah akuarium dengan luas 300dm2 dan lebar 10dm. Maka berapakah panjang dari akuarium yang dimiliki oleh paman Sam?
cara menjawabnya:
diketahui: L = 300dm2 l = 60dm
ditanyakan: p = ...dm?
maka: p = L : l
      p = 300 : 10
      p = 30 dm

Contoh 6

Pak Boby memiliki sebuah kebun dengan luas 12hm2 dan panjang salah satu sisinya adalah 6hm. Lalu, berapakah lebar dari kebun tersebut?
cara menjawabnya:
diketahui: L = 12hm2 p = 6hm
ditanyakan: l = ...hm?
maka: l = L : p
      l = 12 : 6
      l = 2 hm

Contoh 7

Di depan rumah bang karim ada sebuah halaman dengan luas 840m2 dan lebar 24m. Hitunglah panjang dari halaman rumah bang karim tersebut.
Cara menjawabnya:
diketahui: L = 840m l = 24m
ditanyakan: p = ...m?
maka: p = L : l
      p = 840 : 24
      p = 35 m
Kemudian, bagaimanakah cara mengetahui luas dari sebuah persegi panjang bila yang diketahui adalah kelilingnya?? Mari perhatikan penjelasan di bawah ini:

Menghitung luas persegi panjang jika keliling telah diketahui

Untuk mengetahui luas dari persegi panjang bila yang diketahui adalah kelilingnya, maka kita dapat menggunakan rumus:
L = p x l
K = 2 x (p + l)
Simak cara menggunakan rumus tersebut di dalam contoh soal di bawah ini:

Contoh 8

Bila sebuah persegi panjang memiliki keliling 400 cm dan lebar 60cm. maka hitunglah luas dari persegi panjang tersebut.
Cara menjawabnya:
diketahui: K = 400 l = 60cm
ditanyakan L = ...?
maka:
L = p x l
Karena panjang belum diketahui, maka kita harus mencarinya dengan rumus:
K = 2 x (p + l)
p = (K : 2) - l
p = (400 : 2) - 60
p = 200 - 60
p = 140cm
Baru kita masukkan ke dalam rumus Luas persegi panjang:
L = p x l
L = 140 x 60
L = 8400cm2

Contoh 9

Bila sebuah kolam renang memiliki keliling 240 m dan panjang 70 m. maka berapakah luas dari kolam renagn tersebut?
Cara menjawabnya:
diketahui: K = 240m l = 70m
ditanyakan L = ...?
maka:
L = p x l
Karena lebar belum diketahui, maka kita harus mencarinya dengan rumus:
K = 2 x (p + l)
l = (K : 2) - p
l = (240 : 2) - 70
l = 120 - 70
l = 50 m
Baru kita masukkan ke dalam rumus Luas persegi panjang:
L = p x l
L = 70 x 50
L = 3500 m2
Bagaimana? Mudah bukan cara menghitung rumus luas persegi panjang apabila kita memahami setiap rumus-nya? Jadi, sekarang yang harus kalian lakukan adalah menghafal kan setiap rumus yang telah diberikan di atas lalu mulai berlatih untuk mengerjakan soal-soal lainnya yang berkenaan dengan luas persegi panjang. Sampai jumpa lagi pada pembahasan materi dan soal selanjutnya.
 
Source : rumusmatematikadasar
Baca Selengkapnya
// // Komen disini

Cara Menentukan Letak Bilangan Pada Garis Bilangan

Menentukan Letak Bilangan pada Garis Bilangan - Berjumpa lagi dengan BangMadown. Kali ini kita akan belajar bersama mengenai garis bilangan. Apakah kalian tahu apa itu garis bilangan? Garis bilangan adalah sebuah garis dimana pada garis tersebut diletakkan bilangan-bilangan secara terurut atau berurutan mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar. Kemampuan dasar yang harus kalian kuasai sebelum mempelajari materi mengenai garis bilangan ini adalah kalian harus mengetahui terlebih dahulu cara membilang secara terurut. Membilang artinya menyebutkan bilangan secara terurut. Artinya, kalian harus bisa menentukan suatu bilangan mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar. Contohnya adalah 1, 2, 3, 4, 5, 6, dst. Itulah salah satu contoh membilang secara terurut. Sekarang coba kalian perhatikan gambar garis bilangan di bawah ini:
Cara Menentukan Letak Bilangan Pada Garis Bilangan
Pada garis bilangan di atas kita dapat melihat bahwa semakin ke kanan bilangannya akan menjadi semakin besar. Bilangan yang letaknya disebelah kanan akan selalu lebih besar dari bilangan yang ada di sebelah kirinya. Nah itulah cara mendasar yang harus kalian pahami mengenai letak dari suatu bilangan pada garis bilangan.

Mengurutkan Dan Membandingkan Dua Bilangan

Sekarang setelah kalian mengetahui cara mengurut dan letak bilangan pada garis bilangan, maka sekarang kita lanjutkan dengan materi mengenai cara membandingkan antara satu bilangan dengan bilangan lainnya.
Membandingkan bilangan-bilangan yang ada pada garis bilangan apakah lebih kecil atau lebih besar dari bilangan yang lainnya. Seperti telah dijelaskan diatas bahwa ketika menuliskan bilangan pada garis bilangan posisinya haruslah berurutan dari yang kecil ke bilangan yang lebih besar. Bilangan yang letaknya disebelah kiri akan lebih kecil daripada bilangan yang ada di sebelah kanannya. Sehingga bilangan yang disebelah kiri nilainya "Kurang Dari" bilangan yang ada di sebelah kanan. Sementara itu bilangan yang ada di sebelah kanan nilainya "Lebih Dari" bilangan yang ada di sebelah kirinya. 
Amati contoh berikut ini:
Cara Menentukan Letak Bilangan Pada Garis Bilangan

Pada garis bilangan di atas 32 nilainya "kurang dari" 33 karena posisi 32 disebelah kiri dari 33 atau bisa dituliskan menjadi 32 < 33 (32 kurang/lebih kecil dari 33)
Sementara itu, 39 nilainya "lebih dari" 38 karena bilangan 39 letaknya disebelah kanan dari 38 atau bisa ditulis menjadi 39 > 38 (39 lebih besar dari 38)
 

Menentukan Bilangan Yang Terletak Diantara Dua Bilangan

Gilang, Amir, dan Wayan merupakan anggota tim bola basket. Di dalam sebuah turnamen, Amir dan wayan datang lebih awal. Mereka masing-masing mendapatan nomor punggung 54 dan 56. Gilang memperoleh nomor punggung sebelum Wayan dan setelah Amir. Berapakah nomor punggung yng diperoleh Gilang?
Soal di atas bisa kita selesaikan dengan menggunakan garis bilangan seperti berikut ini:
Cara Menentukan Letak Bilangan Pada Garis Bilangan
Dari garis bilangan di atas bisa diketahui bahwasannya bilangan yang posisinya setelah 54 dan sebelum 56 adalah 55, maka nomor punggung yajng diperoleh Gilang adalah 55.



Menaksir Bilangan yang Ditentukan Letaknya pada Garis Bilangan

Coba kalian tentukan bilangan apa saja yang mengisi posisi a, b, dan c pada garis bilangan di bawah ini:
Cara Menentukan Letak Bilangan Pada Garis Bilangan
Perhatikan dengan baik bahwa 2 dengan 4 selisihnya adalah 2, 4 dengan 6 selisihnya juga 2 maka:
a = 6 + 2 = 8
b = 12 + 2 = 14
c = b + 2 = 14 + 2 = 16

Pola pada Barisan Bilangan

Barisan bilangan memiliki pola-pola tersendiri contohya:
Bilangan asli = 1, 2, 3, 4, 5, 6, ...
Bilangan ganjil = 1, 3, 5, 7, 9, 11 ...
Bilangan genap = 2, 4, 6, 8, 10, 12, ...
Setiap bilangan yang ada pada barisan bilangan disebut sebagai suku barisan.
Suku ke-1 pada bilangan asli adalah 1
Suku ke-1 pada bilangan ganjil adalah 1
Suku ke-1 pada bilangan genap adalah 2
Suku ke-2 pada bilangan asli adalah 2
Suku ke-2 pada bilangan ganjil adalah 3
Suku ke-2 pada bilangan genap adalah 4
Nilai selisih pada barisan bilangan tersebut berbeda-beda maka memiliki rumus tersendiri untuk menentukan sukunya.
Karena selisih pada barisan bilangan asli adalah 1 pada setiap sukunya, maka rumus untuk menentukan suku berikutnya adalah ditambah dengan 1. 
Misalkan suku ke-5 = suku ke-4 + 1 = 4 + 1 = 5
Karena selisih pada barisan bilangan ganjil adalah 2 pada setiap sukunya, maka rumus untuk menentukan suku berikutnya adalah ditambah dengan 2. 
Misalkan suku ke-6 = suku ke-5 + 2 = 9 = 2 = 11
Source : rumusmatematikadasar
Baca Selengkapnya
// // Komen disini

Aritmetika Bilangan Jam dan Operasi Hitungnya

Pengertian Bilangan Jam - Materi pelajaran matematika yang akan dijabarkan pada postingan BangMadown kali ini adalah mengenai Bilangan Jam. Bilangan jam adalah sebuah konsep perhitungan yang didasarkan kepada bilangan atau angka-angka yang diletakkan pada sebuah jam dengan aturan tertentu. Jika pada umumnya kita melihat angka pada sebuah jam berjumlah 12 dimulai dari angka 1 sampai dengan 12 maka pada bilangan jam jumlah angkanya berbeda-beda bergantung pada bentuk bilangan dari jam tersebut. Angkanya pun tidak dimulai dari 1 (satu) melainkan dimulai dari 0 (nol). Untuk lebih jelasnya coba perhatikan gambar tiga buah jam berikut ini:
Aritmetika Bilangan Jam dan Operasi Hitungnya
Dari ketiga gambar jam di atas, kita dapat melihat bahwa pada jam empatan, hanya terdapat empat buah angka dimana angka terendah adalah 0 dan angka tertinggi adalah 3, sehingga anggota himpunan pada jam empatan adalah {0, 1, 2, 3).

Kemudian pada jam enaman, ada enam buah dimulai dari angka 0 dan berakhir di angka 5. Artinya, anggota himpunan pada jam enaman adalah {0, 1, 2, 3, 4, 5}.

Lalu pada gambar ketiga adalah jam delapanan dimana jam tersebut terdiri dari 8 buah angka dengan angka terendah adalah 0 dan angka tertinggi adalah 7, sehingga anggota himpunan dari jam delapanan adalah {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7}. Sehingga, aturan yang berlaku untuk bilangan jam adalah:
Himpunan bilangan jam diawali dari angka 0 dan banyaknya anggota himpunan bilangan jam tersebut bergantung kepada jam berapaan yang digunakan.

Operasi Hitung Pada Bilangan Jam

Operasi hitung pada bilangan jam tidaklah sama dengan operasi hitung yang biasa kita lakukan untuk bilangan asli maupun bilangan cacah. Operasi hitung pada bilangan jam bergantung kepada jam berapaan yang diterapkan. Perhatikan contoh berikut ini:
Aritmetika Bilangan Jam dan Operasi Hitungnya
Jika pada operasi hitung bilangan biasa 3 + 3 = 6, maka pada bilangan jam hasilnya akan berbeda-beda.
Jam empatan: 3 + 3 = 2
Jam enaman : 3 + 3 = 0
Jam Delapanan : 3 + 3 = 6

Operasi Hitung Penjumlahan pada Bilangan Jam

Sebagai contoh kita akan mencari hasil dari penjumlahan 4 + 3 pada jam enaman, langkah-langkahnya adalah:
Pertama-tama posisikan jarum jam pada angka 4 lalu kita putar searah jarum jam (ke kanan)  sebanyak 3 angka.
Aritmetika Bilangan Jam dan Operasi Hitungnya
Bisa dilihat dari gambar di atas bahwa hasil penjumlahan 4 + 3 = 1 (pada jam enaman).

Penting!!

  • Bila hasil dari penjumlahan sama dengan jenis jam bilangannya, maka hasil penjumlahan tersebut adalah 0. Sebagai contoh 3 + 3 pada jam enaman hasilnya adalah 0. 1 + 3 pada jam empatan hasilnya pastilah 0.
  • Bila hasil dari penjumlahan nilainya lebih besar daripada jenis jam bilangannya, maka hasil penjumlahannya dikurangi dengan bilangan jamnya. Sebagai contoh 2 + 4 pada jam limaan hasilnya adalah 1 (2 + 4 = 6 - 5 =1) kemudian 3 + 5 pada jam enaman hasilnya adalah 2 (3 + 5 = 8 - 6 = 2).
  • Pada operasi penjumlahan arah putaranya adalah ke kanan atau searah jarum jam.


Operasi Hitung Pengurangan pada Bilangan Jam

Untuk contoh mari kita coba melakukan pengurangan 1 - 3 pada jam enaman. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Pertama-tama posisikan jarum jam pada angka 1 lalu kita putar ke arah kiri sebanyak 3 angka.
Dapat dilihat pada gambar di atas bahwa hasil akhir dari pengurangan 1 - 3 = 4 (pada jam enaman)

 

Penting!!

  • Jikalau pengurang nilainya lebih besar daripada yang dikurangi, maka bilangan yang dikurangi tersebut dijumlahkan dengan jam bilangannya. Sebagai contoh 4-6 pada jam tujuhan hasilnya adalah 5 karena konsepnya adalah 4 - 6 = (4 + 7) - 6 = 5
  • Dalam operasi pengurangan bilangan jam, arah putaran jam adalah ke kiri atau berlawanan dengan arah jarum jam.
Demikianlah kiranya pembahasan sederhana mengenai Aritmetika Bilangan Jam dan Operasi Hitungnya. Semoga bermanfaat bagi kalian semua yang sedang mencari pembahasan materi tentan Bilangan Jam.
 
Source : rumusmatematikadasar
Baca Selengkapnya
// // Komen disini

Pengertian Sifat Komutatif Matematika, Contoh Soal dan Pembahasan Lengkap

Pengertian Sifat Komutatif Matematika - Selain sifat distributif yang sudah dijelaskan sebelumnya, di dalam matematika juga ada yang dinamakan dengan sifat komutatif. Tahukah kalian apa yang dimaksud dengan sifat komutatif matematika? jika belum tahu, Di sini Rumus Matematika Dasar akan menjelaskannya untuk kalian. Secara sederhana, sifat komutatif dapat kita artikan sebagai sifat pertukaran di dalam operasi hitung matematika, coba perhatikan perhitungan pada gambar di bawah ini:
Pengertian Sifat Komutatif Matematika, Contoh Soal dan Pembahasan Lengkap

Jadi bisa disimpulkan bahwa sifat komutatif di dalam matematika memenuhi rumus a + b = b + a dimana a dan b adalah bilangan bulat. Sifat tersebut tidak hanya berlaku pada operasi penjumlahan namun juga berlaku untuk operasi perkalian (a x b = b x a). Jadi, di  sifat komutatif matematika kita diperbolehkan melakukan pertukaran angka di dalam penjumlahan dan perkalian dengan hasil yang tetap sama.

Pengertian Sifat Komutatif Matematika, Contoh Soal dan Pembahasan


Sifat komutatif pada operasi hitung penjumlahan

Sekarang mari kita pelajari lagi konsep sifat komutatif pada operasi hitung penjumlahan di bawah ini:
Contoh Soal 1
Hitunglah hasil dari 26.983 + 99.281 = ...
Jawab:
Hasil dari 26.983 + 99.281 = 126.264
Apabila kedua bilangan tersebut ditukar tempatnya, apakah hasilnya akan tetap sama?
99.281 + 26.983 = 126.264
Ternyata hasilnya tetap sama, yaitu 126.264. Artinya hukum komutatif berlaku untuk operasi hitung penjumlahan.

Sifat komutatif pada operasi hitung pengurangan

Sekarang mari kita coba dalam operasi hitung pengurangan.
99.281 - 26.983 = 72.298
Seandainya posisi bilangannya ditukar apakah hasilnya sama?
26.983 - 99.281 = - 72.298
Terlihat bahwa hasilnya berbeda, jika posisi bilangan itu ditukar maka hasilnya akan menjadi negatif. Artinya, sifat komutatif tidak berlaku untuk operasi hitung pengurangan (a – b ≠ b – a)


Sifat komutatif pada operasi hitung perkalian

Selanjutnya, mari kita lihat penggunaan sifat tersebut di dalam operasi hitung dalam bentuk perkalian. Amati contoh soal di bawah ini:
Contoh Soal 2
Berapakah hasil dari 25 x 45 = ...

Jawab:
Hasil dari 25 x 45 = 1125
Untuk menguji sifat komutatif, mari kita tukar posisinya:
45 x 25 = 1125
Ternyata hasilnya pun tetap sama, artinya di dalam operasi hitung bentuk perkalian, sifat komutatif matematika dapat berlaku.

Sifat komutatif pada operasi hitung pembagian

Sekarang mari kita lihat apakah sifat ini bisa berlaku untuk operasi hitung pembagian. Kita ambil contoh pembagian di bawah ini:
80 : 20 = 4
Apabila ditukar apakah hasilnya akan sama?
20 : 80 = 0,25
Ternyata setelah posisinya ditukar hasil yang didapatkan justru berbeda. Maka dapat disimpulkan bahwa sifat komutatif tidak bisa berlaku di dalam operasi hitung pembagian (a : b ≠ b : a)


Bagaimana? apakah kalian sudah paham dengan penjelasan materi seputar Pengertian Sifat Komutatif Matematika, Contoh Soal dan Pembahasan Lengkap yang sudah dijabarkan di atas? Kalau belum, coba kalian baca lagi dengan seksama, pasti kalian akan bisa memahaminya jika memperhatikan dengan baik contoh-contoh perhitungan yang diberikan.
 
Source : rumusmatematikadasar
Baca Selengkapnya
// // Komen disini

10 Contoh Soal Cerita Perbandingan Matematika

Contoh soal cerita perbandingan matematika - Sebelumnya BangMadown sudah pernah memberikan contoh soal mengenai perbandingan dalam artikel rumus matematika kelas 6sd mengenai bilangan, pecahan, skala dan perbandingan. Namun tidak ada salahnya apabila di dalam postingan kali ini diberikan lagi beberapa contoh soal cerita yang berkaitan dengan materi perbandingan dalam matematika. Dengan hadirnya beragam contoh soal di bawah ini, diharapkan agar kalian bisa berlatih untuk mengerjakannya dalam rangka mempersiapkan diri untuk menghadapi soal-soal serupa yang mungkin saja akan muncul dalam ujian semester ataupun ujian nasional. 
10 Contoh Soal Cerita Perbandingan Matematika
Selamat berlatih dengan contoh soal latihan matematika mengenai perbandingan berikut ini:

Kumpulan contoh soal cerita latihan tentang perbandingan matematika

Soal 1
Ibu membuat es campur dengan perbandingan bahan air, santan, dan sirup 5 : 4 : 3. Apabila ibu ingin membuat es campur sebanyak 70 liter, maka berapakah jumlah air yang dibutuhkan?
Soal 2
Perbandingan usia dani, abdul, dan luki adalah 5 : 6 : 4. Apabila umur luki adalah 16 tahun, maka berapakah umur mereka bertiga bila dijumlahkan?
Soal 3
Perbandingan berat badan antara pretty dan molly adalah 5 : 3. Apabila berat badan pretty adalah 75 kg, maka berapakah berat badan molly?
Soal 4
Paman budi beternak ayam, bebek, dan angsa. Perbandingan jumlah ketiga hewan ternak tersebut adalah 8 : 7 : 3. Apabila jumlah itik paman budi ada 420 ekor, maka berapakah jumlah ayam dan angsa yang ada di peternakan paman budi?
Soal 5
Diketahui perbandingan jumlah uang yang dimiliki gilang dan amir adalah 4 : 5, sementara perbandingan uang gilang dan asep adalah 2 : 4. Apabila jumlah keseluruhan uang mereka adalah rp. 62.000,- maka berapakah jumlah uang yang dimiliki asep?
Soal 6
Dengan 35 liter bensin, sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan 60 km/jam mampu menempuh jarak 140 km. Apabila mobil tersebut diisi dengan bensin sebanyak 27 liter, maka berapakah jarak yang dapat ditempuh mibil tersebut dengan kecepatan yang sama?
Soal 7
Jumlah keseluruhan siswa  sd mutiara adalah 475 orang. Apabila perbandingan jumlah siswa laki-laki dan perempuan adalah 9 : 5 , maka berapakah jumliah siswa perempuan yang ada di sekolah tersebut?
Soal 8
Jumlah buah jeruk dan buah jambu yang ada di sebuah ember adalah 81 buah. Bila perbandingan banyaknya buah mangga dan jambu adalah 8 : 7, maka berapakah banyaknya buah jambu yang ada di dalam ember tersebut?
Soal 9
Tinggi badan bejo dibandingkan dengan tinggi badan parto adalah 5 : 7. Selisih tinggi badan mereka adalah 35 cm. Berapakah tinggi badan mereka bila dijumlahkan?
Soal 10
Perbandingan antara banyaknya buku matematika dan buku bahasa inggris di sebuah perpustakaan adalah 6 : 8. Bila selisih bannyak dari kedua buku tersebut adalah 27 buah, maka berapakah banyaknya buku matematika di perpustakaan itu?

Itulah kumpulan contoh soal cerita perbandingan matematika yang dapat kalian coba kerjakan untuk melatih pemahaman kalian tentang materi perbandingan yang diajarkan oleh guru kalian di sekolah. Selamat belajar dan berlatih.

source : rumusmatematikadasar
Baca Selengkapnya